cara nge-follow blog

| Kamis, 03 Februari 2011
ehmm,,, ini postingan saya yang pertama,, gak nyontek dari blog manapun,, ini hasil dari otak atik sendiri,, hohoho,, :D
meskipun sih postingannya cuma sekedar guampang banget,, tapi itung itung belajar mosting postingan sendiri,, hehe,,
yawda,, mulai aja wes,, buat first blogger,, pasti ada yang kebingungankan cara ngefollow itu gmana,,
nah,, sekarang,, saya akan membahasnya,,


1. login dulu ke blogger,
2. buka blog yang akan di follow(ex: http://iirdjj.blogspot.com),
3. cari tag follow ya,, atau biasanya di tulis dengan pengikut,dll(lihat gambar di bawah), 
4. kemudian, pilih ikuti blog ini,

5. dan terakhir pilih selesai.

hemm,, gampangkan,, cuma gitu aja kok cara nge-follow,, moga aj bisa di baca dan di coba yaa,,, dan semoga berhasil,,
Good Luck ,,, 



Membuat Blogger Login Form

| Rabu, 02 Februari 2011

Membuat Blogger Login Form
Untuk menuju dasbor blogger, kita harus login dulu di blogger.com. Kita masukkan email kita dan password kita di login form. Andai kita bisa lebih cepat akan lebih baikkan. Kita bisa membuat blogger login form di blog kita sendiri. Sehingga untuk login kita tinggal memasukkan email dan password di blogger login form yang ada di blog kita. Orang lain pun juga bisa mudah, karena juga bisa login di login form yang ada di blog kita. Mereka akan juga lebih mudah untuk berkomentar. Karena sudah masuk akun google.

Cara Membuat Blogger Login Form
1. Login ke blogger
2. Pilih Rancangan kemudian Tambah Gadget
3. Pilih HTML/JavaScript
4. Masukan kode HTML berikut ini:

<form id="start-login" action="https://www.google.com/accounts/ServiceLoginBoxAuth" name="login" onsubmit="onlogin()" method="post"><input value="http://www.blogger.com/loginz?d=%2Fhome&p=http%3A%2F%2Fwww.blogger.com%2F" name="continue" type="hidden"/><input value="blogger" name="service" type="hidden"/><input value="8" name="nui" type="hidden"/><input value="8" name="naui" type="hidden"/><input value="2" name="fpui" type="hidden"/><input value="3" name="uilel" type="hidden"/><input value="true" name="skipvpage" type="hidden"/><input value="false" name="rm" type="hidden"/><input value="true" name="alwf" type="hidden"/><input value="http://www.blogger.com/login.g" name="roeu" type="hidden"/><input value="0" name="alinsu" type="hidden"/><input value="WbQ8QiJfUvA" name="GA3T" type="hidden"/><div><label for="Email"> Username: <br/><input id="Email" tabindex="1" value="" name="Email" size="20" type="text"/></label></div><div><label for="Passwd"> Password: (<a href="https://www.blogger.com/forgot.g" target="_top" title="Forgot your password?">?</a>) <br/></label><input id="Passwd" tabindex="2" autocomplete="off" name="Passwd" size="20" type="password"/></div><br/><input id="signin-btn-ns" tabindex="0" value="Sign in" class="ubtn ubtn-block" name="submit" type="submit"/></form>

5. Simpan jika sudah selesai.

link : http://kurniasepta.blogspot.com/2011/02/membuat-blogger-login-form.html

Cara Memasukkan Flash ke dalam Blog

| Jumat, 28 Januari 2011
This item was filled under ,

Cara memasukkan flash ke dalam blog sebenarnya sudah kita contohkan melalui beberapa tutorial memasukkan menu flash ke dalam blog. Namun, postingan ini sengaja dibuat sebagai panduan general bagaimana memasukkan flash ke dalam blog atau web lainnya. Agar file flash bisa ditampilkan pada halaman web, perlu struktur HTML yang berfungsi untuk menjalankan perintah agar file flash tersebut bisa terlihat pada browser. Salah satu cara untuk mengetahui struktur HTML itu bisa dengan memanfaatkan Dreamweaver, dimana diawal kita memasukkan file flash melalui layar design, baru kemudian melihat source kode/stuktur HTML-nya melalui layar code. Berikut struktur HTML untuk menampilkan flash pada halaman web:
<object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" width="147" height="34">
<param name="movie" value="URL FILE FLASH.SWF" />
<param name="quality" value="high" />
<embed src="URL FILE FLASH.SWF" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" width="147" height="34" ></embed>
</object>


  • Ganti tulisan "URL FILE FLASH.SWF" yang berwarna merah dengan URL dari file flash yang ingin Anda masukkan ke dalam halaman web.
  • Tulisan yang berwarna biru pada stuktur HTML tersebut merupakan kode untuk mengatur ukuran tampilan dari file flash pada halaman web tersebut
Struktur HTML tersebutlah yang Anda letakkan pada bagian dimana flash tersebut ingin dimunculkan pada halaman web.
Sebagai contoh kita akan memasukkan file flash menu yang kita dapatkan dari software Flash Menu Factory. Adapaun postingan cara mendapatkan menu flash menggunakan software Flash Menu Factory tersebut bisa pembaca lihat di sini. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Setelah mendesain menu menggunakan software Flash Menu Factory tersebut selesai, jangan lupa mengekspor hasil desain ke dalam bentuk .swf, karena ekstensi flash yang bisa dimasukkan ke dalam halaman web adalah berbentuk .swf. Sebagai contoh kita ekspor dengan nama "menu.swf".
  2. Simpanlah file flash tersebut ke dalam internet dengan cara menghostingkannya ke web server.
  3. Sekarang buka www.blogger.com, kemudian login untuk masuk ke dalam akun blogspot Anda.

Membuat Efek Cinema pada Foto

| Selasa, 25 Januari 2011

Saya suka banget bikin efek foto dengan campur tangan si Blur bukan Brur..  .. Nah efek cinema ini sudah dipastikan pake blur.. hasil nya nanti mungkin jadi seperti ini :

Movie Effect photoshop
Ayoo.. gimana? Mantep tho.. enak tho.. daripada naek busway kesasar.. hehehe
Pengen tau cara bikinnya ? ya udah langsung Action aja
Buka foto yang mau diedit..
saya gak pake foto diatas.. tapi pake foto anak saya lagi berenang..
cinema1
Duplikat layer dengan menekan CTRL + J ..

Tool-tool lain yang penting di Adobe Photoshop

|

Masih ada beberapa tool yang mungkin berguna

1. FILL
Edit > fill
Berfungsi untuk memberi warna di dalam area seleksi atau warna keseluruhan kalau tidak ada seleksi. Warna bisa diatur didalam windows option nya.
2. STROKE
Edit > stroke
Berfungsi untuk mewarnai garis di area seleksi. Ketebalan dan warna bisa diatur di dalam window option nya.
3. TRANSFORM
Edit > Transform
Tool ini untuk mentransformasi gambar di dalam layer tertentu.
Scale : untuk merubah besar kecilnya suatu gambar
Rotate : untuk memutar gambar
Skew, distorsi, perspektif, warp : untuk merubah bentuk gambar sesuai keinginan kita.
Rotate 180 : untuk memutar gambar sebesar 180 derajat.
Rotate 90 CW : untuk memutar gambar sebesar 90 derajat searah jarum jam
Rotate 90 CCW : untuk memutar gambar sebesar 90 derajat berlawanan arah jarum jam.
Flip horizontal : untuk memirror gambar kearah Horizontal
Flip Vertikal : untuk memirror gambar kearah Vertikal.
4. MODE
Image > Mode
Untuk merubah system pewarnaan, diantaranya :
- RGB : Red, Green, Blue
- CMYK : Cyan Magenta Yellow Black
- Grayscale : untuk warna Hitam Putih.
5. ADJUSTMENT
Image > adjustment
Untuk menentukan terang gelapnya gambar ( Brightness/Contrast. Dan bisa pula untuk menentukan warna ( Hue/Saturation )
6. IMAGE SIZE
Image > image size
Untuk merubah besar kecilnya suatu gambar. Bedanya dengan di tool transform adalah seluruh image berubah nilai besar kecilnya.
7. CANVAS SIZE
Image > canvas size
Untuk merubah besar kecilnya background. Dan ini akan membuat gambar di layer menjadi terpotong.
8. ROTATE CANVAS
Image > Rotate Canvas
Untuk memutar background beserta gambar yang ada didalam area gambar.
9. INVERSE
Select > inverse
Untuk menyeleksi yang bukan area seleksi sebelumnya. Tool ini berfungsi hanya jika ada image atau layer yang terseleksi.
10. FEATHER
Select > feather
Untuk memperhalus atau membuat blur suatu gambar yang sudah terseleksi. Ini biasanya digunakan pada saat pemisahan suatu objek gambar dengan background nya.
11. EFFECT
Tool untuk membuat effect ini ada semua di dalam toolbar filter.
12. RULER
View > ruler
Untuk menampilkan ukuran di area gambar. Ukuran bisa disetting dengan cara klik kanan di ruler area gambar maka akan muncul satuan ukuran yang akan digunakan. Seperti pixel, cm , inches, dll.
Kalau kita drag ruler ke dalam area gambar maka akan muncul suatu garis bantu berwarna biru terang. Dan garis bantu ini tidak akan tercetak kalau kita print.
13. SNAP
View > snap
Untuk menempatkan gambar dengan pas sesuai dengan keinginan kita. Kalau kita drag suatu objek gambar dan kita sudah mengaktifkan tool snap ini maka kita tidak perlu susah-susah untuk menempatkan gambar. Kita bisa menempatkan gambar pas ditengah, di pinggir atau pada garis bantu.
14. MENAMPILAKAN TOOL
Untuk menampilan tool kita cukup dengan mengklik toolbar windows maka akan muncul tool yang akan kita pakai. Seperti layer, color, history, brush dll.
Kalau ada yang masih kurang dan mau tanya tool yang belom dimengerti silahkan tanya aja langsung melalui komentar.. Insya Allah akan saya jelasin.

Tool-tool photoshop..sambungan

|

Sambungan dari tool-tool photoshop yang pertama, sekarang ke area ToolBox. Toolbox fungsinya sangat penting karena memudahkan kita. Berikut ini akan dijelaskan mengenai fungsi dari masing-masing tools yang terdapat pada toolbox Adobe Photoshop . Untuk cara penggunaan lebih detil masing-masing tools akan dijelaskan secara terpisah.

toolbox.jpg
A. SELECTION TOOL
  • A.1. Marquee Tool
    Saat kita klik Marquee Tool kita bisa melihat ada 4 jenis marquee tool
    1. Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk segi empat pada image.
    2. Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada image.
    3. Single Row Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu baris pada image (ukuran tinggi selection adalah 1 pixel)
    4. Single Column Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu kolom pada image (ukuran lebar selection adalah 1 pixel).
  • A.2. Move Tool
    Shortcut keyboard: V
    Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.
  • A.3. Lasoo Tool
    (Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo) Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas
    2. Polygonal Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk polygon
    3. Magnetic Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan
    tepi selection pada area tertentu pada image.
  • A.4. Magic Wand Tool
    Shortcut keyboard: W
    Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa.Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar.
B. CROP & SLICE TOOL
  • B.1. Crop Tool
    Shortcut keyboard: C
    Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)
    B.2. Slice Tool
    (Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah slice)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Slice Tool
    Digunakan untuk membuat potongan-potongan dari suatu image
    2. Slice Select Tool
    Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image
C. RETOUCHING TOOL
  • C.1. Patch/Healing Brush Tool
    (Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)
    1. Patch Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki image yang rusak.
    2. Healing Brush Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki image yang agak rusak.
  • C.2. Stamp Tool
    (Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah tool) terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Clone Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan sample image tertentu
    2. Pattern Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu
  • C.3. Eraser Tool
    (Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)
    Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Eraser
    Digunakan untuk menghapus pixel image dan mengembalikannya ke state tertentu.
    2. Background Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.
    3. Magic Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.
  • C.4. Sharpen, Blur, Smudge Tool
    (Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)
    1. Sharpen Tool
    Digunakan untuk menajamkan area tertentu pada image.
    2. Blur Tool
    Digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada image.
    3. Smudge Tool
    Digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image
  • C.5. Dodge, Burn, Sponge Tool
    (Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)
    1. Dodge Tool
    Digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada image
    2. Burn Tool
    Digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada image
    3. Sponge Tool
    Digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.
D. PAINTING TOOL
  • D.1. Brush Tool
    (Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan kuas
    2. Pencil Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan pencil
  • D.2. History Brush Tool
    (Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. History Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image
    2. Art History Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state
    history dari image, dengan model artistik tertentu.
  • D.3. Gradient, Paint Bucket Tool
    (Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)
    1. Gradient Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan
    perpaduan banyak warna.
    2. Paint Bucket Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground
    atau pola tertentu.
E. DRAWING AND TYPE TOOL
  1. E.1. Selection Tool
    (Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Path Selection Tool
    Digunakan untuk melakukan selection path
    2. Direct Selection Tool
    Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.
    E.2. Type Tool
    (Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis) Terdiri dari 4 jenis yaitu:
    1. Horizontal Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal
    2. Vertical Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal
    3. Horizontal Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal
    4. Vertical Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal
  2. E.3. Pen Tool
    1. Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus
    2. Freeform Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path berbentuk bebas (sesuka kita )
    3. Add Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menambah anchor point atau titik editor pada path
    4. Delete Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path
5. Convert Point Tool
Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path
  • E.4. Shape Tool
    (Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)
    1. Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat
    2. Rounded Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar segi empat melengkung
    3. Ellipse Tool
    Digunakan untuk menggambar ellipse
    4. Polygon Tool
    Digunakan untuk menggambar polygon
    5. Line Tool
    Digunakan untuk menggambar garis lurus
    6. Custom Shape Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang ada
F. ANNOTATION, MEASURING & NAVIGATION TOOL
  • F.1. Notes Tool
    (Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)
    1. Notes Tool
    Digunakan untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
    2. Audio AnnotationTool
    Digunakan untuk membuat suara/audio pada image
  • F.2. Eyedropper, Measure Tool
    (Shortcut keyboard: I, atau Shift + I)
    1. Eyedropper Tool
    Digunakan untuk mengambil sample warna pada image untuk warna
    foreground
    2. Color Sampler Tool
    Digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada image
    3. Measure Tool
    Digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada image
  • F.3. Hand Tool
    Shortcut keyboard: H
    Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang image di dalam window view area.
  • F.4. Zoom Tool
    Shortcut keyboard: Z
    Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan image.
  • F.5. Background and foreground color
    Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.
  • F.6. Normal and Quickmask Mode
    Normal Mode : Semua fungsi seperti brush akan berjalan seperti biasanya. Quickmask Mode : fungsi brush bisa dipakai untuk seleksi cuman jika setelah proses quickmask maka yang diseleksi malah dibagian luar nya.
  • F.7. Screen Mode
    Untuk melihat tampilan area kerja windows.
Huaa.. lumayan pegel juga bapak-bapak, ibu-ibu… hehehe.. (masih Bersambung)

sumber : http://ilmuphotoshop.com/2008/03/19/tool-tool-photoshopsambungan/

Tool-tool photoshop

|

Menu

menu-photoshop.jpg
1. File
Berkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.
2. Edit
Menu editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk mengatur preferences Adobe Photoshop.
3. Image
Berisi editing image untuk mengatur warna, hue/saturation, brightness/contrast, ukuran.
4. Layer
Berkaitan dengan manajemen layer pada image, seperti menambah layer, menghapus, menambah efek pada layer, serta masking.

5. Select
Berkaitan dengan selection image.
6. Filter
Berhubungan dengan pada Photoshop yang dapat digunakan untuk memberi Efek tertentu pada image.
7. View
Digunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.
8. Window
Digunakan untuk mengatur / menampilkan window
9. Help
Untuk menampilkan help dan tutorial Adobe Photoshop.
2. Tool Option Bar
tool-option-bar.jpg
Hampir semua tool pada Toolbox memiliki options, yang ditampilkan pada Tool Option bar. Options tersebut digunakan untuk mengatur nilai parameter atau
option dari tool yang sedang aktif/dipilih. Sebagai contoh :
tool-option-bar2.jpg
Setelah nilai parameter pada tool option bar diubah-ubah , (kita dapat mengembalikannya lagi menjadi nilai default (nilai semula). Yaitu dengan memilih icon tool yang ada di sebelah kiri, kemudian klik tombol . Pada context menu yang muncul, pilih Reset Tool untuk mengembalikan nilai default dari tool yang sedang dipilih. Apabila ingin mengembalikan nilai default semua tools, pilih Reset All Tools.
reset-all-tool.jpg
Moga-moga penjelasan saya jelas :D ( bersambung….)

sumber : http://ilmuphotoshop.com/2008/03/19/tool-tool-photoshop/
 

Copyright © 2010 tips- trick blog